sanhedrin-021

Sanhedrin-021 Internal bacaan Injil hari, Yesus menjelaskan bahwa burung-burung di hawa memperlihatkan budi waras (common sense) yang lebih baik daripada sementara orang. Burung-burung itu melakukan karier koran mereka demi baik, memperbaiki sangkar mereka, memberi makan anak-anak mereka, mengusir para predator dan lantas tidur dengan penuh damai. Yesus mengatakan, bahwa burung-burung itu berpendirian “don’t worry – be happy!”, dan ia menasihati kita bagi mencontoh burung-burung tersebut. LILIES OF THE FIELD – 5Demikian pula seraya bunga-bunga bakung yang mempercantik lembah-lembah dan lereng-lereng gunung dan tak tahu mencomel mono- sama lain berkenaan siapa yang paling indah. Oleh sebab itu, bukankah ini saatnya distribusi kita bakal melepaskan angan-angan kita dari kontes selalu dan tak waras intern mencari jalan mencari uang, memajukan status-sosial kita internal masyarakat, dlsb.? Bukankah ini saatnya untuk menikmati keindahan jagat raya di sekeliling kita? Bukankah kita Dr Rochelle Skin Expert.

Mesti mempersiapkan masa akan menonton burung-burung yang berterbangan pada hawa dan menclok dalam dahan pohon yang terletak di pekarangan kita? Bukankah ini saatnya jatah kita buat menikmati menarik dan harumnya bunga-bunga dalam ambang indra penglihat kita? bersama begini kita selalu bukan lari dari realitas dan tetap beroperasi rukun pada Allah dan sesama. Janganlah kita sempat berpikir bahwa hanya para sastrawan saja, para artis saja dan para invcntor saja yang membutuhkan masa rileks – kita semua memerlukannya. Bacaan Injil hari ini ialah salah iso- wacana yang paling artistik dalam “Khotbah di Bukit”, justru internal buku Suci secara keseluruhan. weling Yesus ini mengalir sama pose yang leluasa dan terbuka, yang menasihati kita untuk rileks, stop “worrying” dan menikmati damai-sejahtera-Nya. Inilah cara Yesus bagi mengatakan, “Have a good day!” pada kita. DOA: Bapa surgawi, kasih dan perhatian-Mu kepada kita betul not.

Terhingga; terlalu total-lengkap, mendalam dan mempribadi porsi kita masing-masing – anak-anak-Mu dalam Yesus Kristus. Dosa-dosa kita sudah Kaubersihkan, dan anda sudah melaksanakan semua sambil kasih-sayang yang hanya kuasa diberikan oleh seorang abi yang sejati. Oleh gara-gara itu, oleh kuasa Roh Kudus-Mu, jauhkanlah kita dari kecemasan akan hari esok, dan perkenankanlah kita semoga memiliki kebijaksanaan internal membubuhkan waktu kita akan berdoa, bekerja dan berekreasi dan seimbang. kami sungguh membutuhkan tangan-Mu yang energik kepada menuntun kita berjalan setiap hari. Amin. Catatan: buat mendalami Bacaan Injil hari ini (Mat 6:24-34), bacalah nota yang berjudul “ANDA membaktikan kepada tuan YANG MANA ???” (bacaan terlepas 2-3-14) intern situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. Cilandak, 26 Februari 2014 Sdr. F.X. Indrapradja, OFS March 1, 2014 sangsabda Leave a comment Categories: 14-03 BACAAN majalah MARET 2014.

Tags: sari BAKUNG dekat LADANG, BURUNG-BURUNG dekat LANGIT, tidak cemas berkenaan HIDUPMU, pidato pada BUKIT, YESUS ALLAH luar biasa berkepentingan akan MENGAMPUNI KITA ALLAH sangat bercita-cita bakal MENGAMPUNI KITA (Bacaan pertama Misa Kudus, Hari polos pasar II Paskah – Kamis, 1 Mei 2014) fatwa Falkutatif: Santo Yusuf aktivis sanhedrin-021 Mereka membawa rasul-rasul itu dan mengarahkan mereka untuk Mahkamah Agama. lantas pemimpin super mulai menginterogasi mereka, katanya, “Dengan keras kami melarang saudara mengajar intern identitas itu. Ternyata, engkau telah memenuhi Yerusalem lewat ajaranmu dan kau akan menanggungkan darah pribadi itu kepada kami.” tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, “Kita kudu lebih takwa kepada Allah daripada kepada manusia. Allah eyang leluhur kita telah membangkitkan Yesus yang engkau bunuh melalui menggantung-Nya pada kayu salib. Dialah yang sudah ditinggikan oleh Allah bersama tangan kanan-Nya sebagai pemula dan Juruselamat, biar.

Israel sanggup bertobat dan mengambil pengampunan dosa. Kamilah saksi dari peristiwa-peristiwa itu, kami dan Roh Kudus yang dikaruniakan Allah untuk semua jiwa yang memegang teguh Dia.” Mendengar percakapan itu sangatlah tertikam nurani mereka dan mereka berhasrat membunuh rasul-rasul itu. (Kis 5:27-33) Mazmur Tanggapan: Mzm 34:2,9,17-20; Bacaan Injil: Yoh 3:31-36 “Allah datuk leluhur kita telah membangkitkan Yesus yang kamu bunuh memakai menggantungkan-Nya pada kayu salib” (Kis 5:30). Kita cakap membayangkan bahwa sehabis maut Yesus dalam kayu kayu silang; kira-kira Petrus seringkali merenungkan peranannya internal peristiwa-peristiwa yang berujung pada akhir hayat Yesus tersebut. dalam perjamuan terakhir Petrus sudah menerangkan pada Yesus bahwa dirinya berwaspada masuk kurungan dan lenyap bersama-sama karena Yesus, tetapi sekitar jam lantas ternyata ia mendebat Yesus, …… bukan tanggung-tanggung: sebanyak tiga kali ibarat dinubuatkan oleh Yesus pada perjamuan itu (lihat Luk 22:31-34,54-61), .

Ini adalah cara-cara terbaik untuk menerima pewahyuan dari Roh Kudus. Pewahyuan atau pernyataan ilahi tersebut adalah makanan bagi jiwa kita,

Ini adalah cara-cara terbaik untuk menerima pewahyuan dari Roh Kudus. Pewahyuan atau pernyataan ilahi tersebut adalah makanan bagi jiwa kita, Sekiranya KITA MEMPERSIAPKAN awak serta BAIK sekiranya KITA MEMPERSIAPKAN diri memakai BAIK (Bacaan awal Misa Kudus, Hari naif pasar polos VIII – Selasa, 4 Maret 2014) PETRUS – 1 PEGANG DUA KUNCIKeselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang sudah bernubuat berkenaan anugerah yang diuntukkan bagimu. Mereka pun mengamati saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada dalam dalam mereka, yakni Roh yang sebelumnya bersaksi berkenaan segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan mengenai seluruh kebanggaan yang menyusul sesudah itu. kepada mereka telah dinyatakan bahwa mereka bukan meladeni pribadi mereka sendiri, melainkan meladeni kau lewat sekalian objek yang telah diberitakan saat ini pada saudara melalui perantaraan orang-orang, yang oleh Roh Kudus yang Dr Rochelle Skin Expert.

Diutus dari nirwana memberikan berita Injil kepada kamu, ialah hal-hal yang mau diketahui oleh malaikat-malaikat. awal itu, siapkanlah intelek budimu, waspadalah dan berharaplah seutuhnya pada anugerah yang bakal diberikan kepadamu pada saat Yesus menyatakan diri-Nya kelak. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa kehendak yang menduduki saudara pada masa kebodohanmu, namun hendaklah engkau menjadi kudus dalam dalam semesta hidupmu sama bak ia yang kudus, yang telah mengundang kamu, alasan ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab aku kudus. (1Ptr 1:10-16) Mazmur Tanggapan: Mzm 98:1-4; Bacaan Injil: Mrk 10:28-31 Pada malam hari kala orang-orang Israel berangkat meninggalkan Mesir, Allah menugasi mereka betapa melangsungkan rituale makan Paskah: “Dan beginilah saudara memakannya: pinggangmu berikat kasut pada kakimu dan tongkat dalam tanganmu, buru-burulah anda memakannya; itulah Paskah jatah TUHAN (YHWH)” (Kel 12:11). Mereka pantas kelar akan bergerak begitu diperintahkan oleh Allah. seperti.

Itu juga halnya oleh kita sendiri. Allah ingin semoga kita senantiasa jadi kepada mewartakan Injil kapan saja muncul peluang bagi itu. Allah pun bertekad bahwa jikalau kita mempersiapkan sendiri kita atas baik, lalu dirinya hendak membuktikan daya dan kasih-Nya melintasi pribadi kita. spiritual readingJikalau kita mempersiapkan batang tubuh kita menggunakan baik, dan kita hendak menonton orang-orang mengalami kasih Allah seraya kaidah yang radikal dan mengubah-hidup. semisal kita mempersiapkan sendiri dengan baik, lalu walaupun orang-orang beda menyakiti kita, kita bakal mengalami suatu daya buat mengampuni dan mencintai sedemikian rupa sehingga mampu mengejutkan malahan diri kita sendiri. bukan ada jasad pun yang tak sanggup dilakukan oleh Allah internal roh mereka yang menyimpan intelek kata hati hati-hati dan beres untuk menerima sabda-Nya. Bilamana kita berpikir mengenai harapan Allah bekerja menempuh batang tubuh kita, dan mudahlah untuk membenarkan bahwa kita patut menggali dalam-dalam.

Dekat kalbu kita akan menemukan iman, malahan keyakinan yang paling kecil sekali pun. Namun, janganlah kita pernah mengabaikan fakta bahwa sebenarnya Roh Kudus ingin memberikan ketaatan pada kita sebagai suatu karunia/anugerah. Roh Kudus ini ingin memberdayakan kita melampaui kapasitas yang kita miliki sendiri. Roh Kudus mampu melancarkan keadaan ini selagi kita bersimpuh dekat muka hadirat Yesus setiap hari dalam doa. Semakin kita merasa bersungguhsungguh sehubungan dengan Injil-Nya, semakin kita bersungguhsungguh mengenai kebaikan-Nya, dan semakin kita percaya bakal kemampuan-Nya akan memberkati, maka semakin selesai pula kita untuk melayani, akan membagikan kasih-Nya kepada orang-orang lain, dan juga bagi mensyeringkan pesan-Nya yang penuh rahmat. Saudari dan sejawat yang dikasihi Kristus, marilah kita (anda dan saya) setiap hari menyimpan masa untuk Tuhan Yesus dalam doa dan pembacaan juga permenungan sabda-Nya internal kitab Suci. Ini adalah cara-cara terbaik akan menampung.

Pewahyuan dari Roh Kudus. Pewahyuan atau pengumuman ilahi tercatat merupakan makanan distribusi jiwa kita, dan semakin kita mencari dan bercita-cita supaya Roh Kudus berbicara kepada kita, maka kita pun selaku semakin efisien internal melancarkan perjuangan menghadapi kesalahan dan internal kemampuan kita bakal menyungguhkan tentang Injil Yesus Kristus. Kita pun mau melihat badan kita semakin mempunyai pengharapan dan penuh ria sebab Yesus tunggal yang membuka indra penglihat kita. DOA: Roh Kudus Allah, beta hendak menonton Yesus. Ajarlah hamba bagaimana caranya supaya sanggup mendengar suara-Nya dan bagaimana mentaati perintah-perintah-Nya. Tolonglah saya agar selalu selesai untuk menerima apa saja yang mau diberikan Yesus kepadaku. Amin. Catatan: untuk mendalami Bacaan Injil hari ini (Mrk 10:28-31); bacalah memo yang berjudul “MENYERAHKAN beroperasi KITA pada YESUS” (bacaan gugur 4-3-14) dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. .

dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014.

Dalam situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. Mazmur Tanggapan: Mzm 1:1-4,6; Bacaan Injil: Luk 9:22-25 waktu Prapaskah berbunga intern Gereja permulaan terutama sebagai suatu sistem bakal mendukung orang-orang yang gres berkoalisi ke intern Gereja menyiapkan badan mereka buat baptisan. andaikan kita merenungkan tentang pembaptisan, lalu kita berpikir berkenaan air dan berjalan yang diperbaharui. dalam isyarat Inggris, masa Prapaskah disebut “Lent” yang berasal dari sepatah kata perkataan Anglo-Saxon, “lencten”, yang berguna “musim semi”. Kata Inggris “lengthen” (memperpanjang) memang biasanya terjadi internal tahun semi: tengah hari hari selaku lebih panjang, pendar matahari memeriahkan dunia dan tanda-tanda segar aktivitas bermunculan. akan tetapi bila kita melihat apa yang ada dalam gereja internal tahun Prapaskah ini, lalu kemungkinan raya kita melihat simbol-simbol kehampaan dan malahan kematian daripada tirta yang mengalir dan perkebunan yang hijau, dan kuntum-kuntum kembang yang Dr Rochelle Skin Expert.

Mulai bermekaran. buat empat puluh hari lamanya kita membendung awak sebelum melakukan hiasan meriah Paskah fungsi memikirkan penderitaan menderita dan akhir hidup Yesus untuk menyelamatkan kita. Itulah sebabnya mengapa sementara kita menerima tepung yang dioleskan pada kening kita pada hari Rabu debu kemarin, untuk kita diingatkan berkenaan mortalitas kita dan bahwa kita membutuhkan pertobatan. khotbah pada bukit – 11Masa Prapaskah sama dengan suatu periode buat membuat keputusan, suatu masa buat menyortir jarak kesibukan dan kematian. internal bacaan awal hari ini, Musa mendorong orang-orang Israel akan melepaskan maut dan menyortir kesibukan sebagai gantinya. Yesus juga memberi ajakan yang sama. Seekor belatung bulu mesti tetap terbungkus intern sebuah kepompong sebelum bertempur untuk timbul sebagai seekor kupu-kupu yang indah. sekian pula kita wajib “membungkus” awak kita intern doa, saum dan pemberian sedekah, melawan bujukan dengan berpegang gigih pada janji-janji Yesus tentang.

Kehidupan. melalui begini kita pun bakal ditransformasikan secara lebih penuh selaku lukisan dan rupa Kristus yang bangkit. Yesus sempat berujar pada para murid-Nya: “Sesungguhnya abdi berujar kepadamu: seumpama butir gandum bukan jatuh ke dalam darat(an) dan mati, ia permanen wahid isi buah saja; tetapi seandainya ia mati, dia bakal menciptakan banyak buah” (Yoh 12:24). Bukankah ini seolah-olah Allah seorang diri yang mencabut keluar kesibukan dari kematian? Pada era Prapaskah, Yesus juga ingin memungut keluar aktivitas dari akhir hidup internal diri kita, melepaskan kita dari pose bergerak kita yang penuh dosa, sehingga oleh seperti itu kita kuasa menyambut lebih banyak lagi hidup-ilahi-Nya. Oleh lantaran itu, marilah kita berbalik kepada-Nya, apalagi kalau kita memulainya oleh langkah-langkah kecil. Selagi kita melakukannya, kita bakal mendapatkan pribadi kita internal suatu hari semi yang baru, dalam mana air-hidup-Nya mengalir sama bebas. Yesus sendiri.

Akan membawa batang tubuh kita dari kematian menuju kepenuhan hidup-Nya. DOA: Yesus, kamu adalah Tuhan dan Juruselamatku. dapat kasih penuh terima kasih kuhaturkan kepada-Mu buat akhir hidup dan kebangkitan-Mu. aku ingin memperbaharui komitmen baptisanku untuk menangkal kriminalitas (si Jahat) dan mengikut Engkau. intern waktu Prapaskah ini, bawalah kawula dari ketaksaan tahun rendah (suhu) ke dalam kedamaian dan nyata kehidupan-Mu. Amin. Catatan: akan mendalami bacaan Injil hari ini (Luk 9:22-25), bacalah naskah yang berjudul “SETIAP orang YANG bakal MENGIKUT gua ……” (bacaan tanggal 6-3-14) internal situs/blog PAX ET BONUM http://catatanseorangofs.wordpress.com; kategori: 14-03 PERMENUNGAN ALKITABIAH MARET 2014. bakal mendalami bacaan prima hari ini (Ul 30:15-20), bacalah karangan yang berjudul “AKU menghadapkan KEPADAMU PADA HARI INI aktivitas DAN KEBERUNTUNGAN, kematian DAN KECELAKAAN” (bacaan terlepas 14-2-13) internal situs/blog PAX ET BONUM. Cilandak, 2 Maret 2014 [HARI MINGGU biasa VIII] Sdr..

F.X. Indrapradja, OFS March 5, 2014 sangsabda Leave a comment Categories: 14-03 BACAAN surat kabar MARET 2014, zaman PRAPASKAH DAN PASKAH Tags: memilih celah aktivitas DAN KEMATIAN, MUSA, YESUS KRISTUS, YHWH MENGOYAKKAN roh KITA MENGOYAKKAN roh KITA (Bacaan perdana Misa Kudus, HARI RABU ABU, 5 Maret 2014) MOTHER, DAUGHTER RECEIVE ASHES “Tetapi saat ini juga,” demikianlah firman TUHAN (YHWH), “berbaliklah kepada-Ku oleh segenap hatimu, dan berpuasa, menggunakan merintih dan sambil mengaduh.” Koyakkanlah hatimu dan tidak pakaianmu, berbaliklah pada YHWH, Allahmu, alasan beliau pemurah dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan ia menyesal atas hukuman-Nya. Siapa tahu, bisa beliau bakal berbalik dan menyesal, dan ditinggalkan-Nya berkat, sebagai sasaran persembahan dan korban tuangan bagi YHWH, Allahmu. Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perhimpunan raya; kumpulkanlah kasta ini, kuduskanlah jemaah, himpunkanlah orang-orang yang tua, .